Banyak sekali video game engine di luar sana, tetapi Unity masih memiliki tempat spesial di hati pengembang game indie, mengapa? Untuk kamu yang terbiasa dengan pengembangan video game maupun animasi tiga dimensi, mungkin kamu sudah terbiasa atau malah bosan mendengar nama perangkat lunak membahana bernama Unity3D. Tetapi, jika kamu mahasiswa (seperti saya) yang kerjaannya sebatas kuliah, sekadar mencoba hal-hal baru yang menarik serta tidak menjamah dunia desain secara dalam. Maka kamu kemungkinan belum mengetahui betapa dahsyatnya perangkat lunak yang satu ini. Karena saking bagusnya dan saking underrated-nya juga, banyak orang yang menyalah-artikan kegunaan dari perangkat lunak ini, seperti "Mungkin nih software mirip 3DS Max atau Maya, hanya saja dipakai untuk membuat game". Mungkin saja pernyataan tersebut tidak sepenuhnya salah, hanya saja kurang tepat untuk menunjukkan kemampuan sebenarnya dari perangkat lunak yang dilahirkan tahun 2005 ini.
Apa itu Unity?
Menurut Wikipedia:Unity is a cross-platform game engine with a built-in IDE developed by Unity Technologies and used to develop video games for PC, consoles, mobile devices and websites.
Mari saya jelaskan, Unity mencakup:
- Game Engine, yang membuat dan menjalankan game yang telah dibuat serta membuat game tersebut berjalan di beberapa platform.
- IDE (Integrated Development Environment), Aplikasi dimana "objek-objek yang tampak (visual)" dari sebuah game dapat disatukan bersama (IDE) dengan pratinjau grafis yang memiliki fitur-fitur yang sangat memudahkan.
- Code Editor (Menggunakan MonoDevelop secara default, tetapi pengguna dapat menggunakan yang lain; Ya, saya tahu sebuah kode editor seharusnya merupakan bagian dari IDE, tapi agar hal-hal yang akan saya jelaskan selanjutnya jelas, lebih baik dipisahkan untuk sementara).
Kemudahan dari Unity Editor
Hal pertama yang akan kamu sadari saat kamu membuat sebuah project di Unity adalah semua hal yang berbentuk visual. Seluruh hal yang menjadi fitur dalam engine ini dikemas dengan sederhana, membuat sebuah workflow pengembangan game menjadi lebih mudah. Jika kamu tidak pernah menggunakan game engine sebelumnya yang memiliki editor visual, kamu akan takjub dengan perangkat lunak ini karena memiliki fitur editor grafik real-time yang dapat membuat dan menyunting project yang sedang dibuat dengan sangat mudahnya. Ingin menggeser sebuah objek dalam game-mu? Simple, kamu tinggal menggesernya pada editor tanpa melihat baris kode program seperti di engine lain. Kemampuan seperti menjalankan game sementara melihat properties dan lokasi dari semua objek pada game juga sangat menghemat waktu. Unity Editor juga memiliki kemudahan pada tools dan plugins eksternal yang dapat diintegrasikan langsung ke editor. Semua ini berarti kamu dapat meningkatkan produktivitas dalam pengembangan game, yang hanya dapat dilakukan di Unity.Scripting yang Luar Biasa
Memang di luar sana banyak sekali engine yang memiliki editor visual, tetapi kebanyakan dari engine tersebut kekurangan kemampuan yang dibutuhkan untuk membangun game yang kompleks karena pendekatan yang buruk pada perilaku objek pada saat scripting. Dengan Unity, perilaku objek tidak terbatas pada modul yang sudah ada pada Unity. Malah, Unity memberikan kebebasan pada pengguna untuk melakukan scripting pada tiga bahasa robust; JavaScript, C#, dan Boo. Bagusnya, ketiga bahasa tersebut dapat digunakan secara bersamaan pada project yang sedang dibuat. Karena itu semua adalah sebuah fakta bahwa semua bahasa yang digunakan sebagai script dapat melakukan kompilasi yang cepat, iterasi yang lancar, dan desain visual yang fleksibel. Pendekatan bahasa-bahasa umum seperti ini dapat memudahkan pengguna, membantu pengguna untuk mulai membuat game dengan cepat menggunakan pengetahuan yang sudah dimiliki sebelumnya (atau dapat dengan mudah dipelajari).Sekali Coding Jalan di Banyak Platform
Mungkin ini adalah fitur paling impresif pada Unity, yaitu kemampuan untuk membuat project untuk banyak platform dengan cara yang sangat mudah. Dengan pilihan yang mudah pada menu di Build Settings, kamu dapat dengan mudah membuat game pada platform yang kamu mau, seperti Windows PC, Linux, Android, iOS, Mac, Web, Flash, PS3, Xbox, Wii U dan banyak lainnya. Tanpa mengubah apapun pada project yang dibuat, game dapat langsung dijalankan ke platform lain dengan beberapa klik. Hal ini berarti kamu dapat meluangkan waktumu untuk meningkatkan kualitas konten dari game yang dibuat daripada menghabiskan waktu untuk porting game ke platform yang dituju.Ini merupakan bagian pertama dari artikel "Mengapa Unity? (dan Mengapa Kamu Harus Mencobanya?)". Untuk bagian selanjutnya, kamu dapat membuka tautan berikut ini: Mengapa Unity? (dan Mengapa Kamu Harus Mencobanya?) - Part 2

0 comments:
Post a Comment